Selasa, 31 Oktober 2017

Kepingan kisahku

Ketika hati mencoba untuk menerima
Ketika mata mencoba untuk memandang
Ketika telinga mencoba untuk menyimak
Ketika bibir mencoba untuk menyapa
Disaat itu aku mulai menyadari satu hal bahwa terkadang hidup tak seperti yang kita impikan
Banyak hal yang terjadi jauh diluar pemikiran rasional manusia. Namun, inilah hidup dengan segala cerita haru biru didalamnya.  Tak layaklah disebut  kehidupan jika yang terjadi hanya hal yang kita kehendaki. Tentu akan selalu muncul cerita yang membawa tangis. Entah tangis bahagia dan haru ataupun tangis sedih dan kecewa. Namun jika kita bijak dalam menyikapi akan selalu ada tawa kemenangan pada akhirnya. Syukur kepada Tuhan Sang pemilik kehidupan yang tak pernah lelah menulis kisah hidup dan selalu dan akan selalu menjadi alur kisah yang sangat indah untuk kita.
-Berti Sandana

Minggu, 29 Oktober 2017

Pengakuan Iman Rasuli(English, Indonesia, Toraja)

*THE APOSTLE'S CREED

I believe in God, the Father Almighty,
creator of heaven and earth.
I believe in Jesus Christ, his only Son, our Lord,
who was conceived by the Holy Spirit,
born of the Virgin Mary,
suffered under Pontius Pilate,
was crucified, died, and was buried;
he descended to the dead.
On the third day he rose again;
he ascended into heaven,
is seated at the right hand of the Father,
and will come again to judge the living and the dead.
I believe in the Holy Spirit,
the holy spirit, universal and apostolitic church
the communion of saints,
the forgiveness of sins,
the resurrection of the body,
and the life everlasting. Amen.

*Pengakuan Iman Rasuli

Aku percaya kepada Allah,
Bapa yang mahakuasa,
Khalik langit dan bumi.
Dan kepada Yesus Kristus,
AnakNya yang tunggal, Tuhan kita,
yang dikandung daripada Roh Kudus,
lahir dari anak dara Maria,
yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus,
disalibkan, mati dan dikuburkan,
turun ke dalam kerajaan maut,
pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati,
naik ke sorga,
duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang mahakuasa,
dan akan datang dari sana
untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
Aku percaya kepada Roh Kudus;
gereja yang kudus dan am;
persekutuan orang kudus;
pengampunan dosa;
kebangkitan daging;
dan hidup yang kekal. Amin.

*12 Kada Kapatonganan Rasuli(Bahasa Toraja)

Kupatongan tu Puang Matua Ambe’ makuasa, Puang umpadadi langi’ na lino.
Sia tu Yesu Kristus, Anak Tungga’Na, tu Puangta,
tu kamatotoranNa Penaa Masallo’, natambukki sia nadadianni Maria anak dara,
tu mangka umperasai pa’di’ kapua pa’parentana Pontius Pilatus, dia’ta’, mate, na dipeliang, tama parenta kamatean,
tonna allo ma’pentallun tuo sule dio mai mintu’na to mate,
kendek langan suruga, unnisung dio kananNa Puang Matua, Ambe’ makuasa,
na dao mai Nanii la sae umpaolai salunna la to tuo la to mate.
Kupatongan tu Penaa Masallo’;
kombongan masallo’ sia sangullele; kasipulunganna to masallo’;
kadipa’deianna kasalan;
katuoanna sule batang kale;
na katuoan sae lakona
AMIN

Mencintaimu kesakitanku

CINTA
Sebuah kata
Yang bisa memberikan rasa bahagia sekaligus rasa sakit
Dan mencintaimu
Adalah kebahagiaan sekaligus kesakitanku
Bahagia
Karena engkau hadir
Mengisi kekosongan hati
Sakit
Karena tak bisa memilikimu

Cinta yang datang silih berganti
Tak mampu meluluhkanku
Tapi mengapa
Engkau yang tak bisa kumiliki
Malah membuatku mencinta seperti ini

Terlalu berat untuk melepasmu
Bahkan mungkin aku tak sanggup
Namun aku harus bisa

Dirimu.....
Diriku....
Kita berhak untuk mendapat cinta yang semestinya

Sabtu, 21 Oktober 2017

Tetaplah berdoa

Kenapa kita harus berdoa?
Bukan karena Tuhan tidak tahu apa yang kita butuhkan atau pergumulan apa yang sedang kita alami. Tapi Tuhan mau kita datang pada-Nya dalam doa dengan kejujuran hati kita mengungkapkan segala pergumulan, keluh kesah, dan apapun yang menjadi persoalan hidup kita. Dan bukan hanya itu saja yang Tuhan mau kita sampaikan pada-Nya. Tuhan juga rindu untuk mendengar cerita kita, kala kita sedang mengalami sukacita. Dan semua itu harus kita ungkapkan dengan tulus dan terbuka dihadapan Tuhan.
Karena sesungguhnya sebelum kita meminta, Tuhan bahkan telah mengetahui isi hati kita.
How Great is our God

Jumat, 20 Oktober 2017

Cinta dalam angan

Saat malam tiba
Kulihat cahaya temaram dibalik awan
Sang rembulan telah siap menerangi malam
Pun bintang bintang turut menemani

Kala itu aku teringat
Pada sebuah sosok
Yang pernah hadir menyapaku
Meski tak meninggalkan kisah tuk dikenang

Dia yang pernah membuatku
Melewati malam dengan senyumannya
Yang hanya kurasa dalam angan
Ya, senyuman yang menyejukkan hati
Serta tutur kata yang begitu syahdu
Membuatku merasa seolah memilikinya

Kini, mungkin takkan bisa lagi
Kurasakan tawa dan senyuman itu
Meski dia ada didekatku
Akankah aku bisa memilikinya?

Setelah sekian lama aku terlarut dalam rasa takut
Kini aku ingin memberanikan diri
Untuk memulai kisa yang baru
Akankah itu dengannya?
                      -Berti Sandana

Best friend goal

Orang lain tak perlu tau kemana saja kakimu telah melangkah. Dan kaupun tak perlu bercerita kemana saja engkau telah melangkah. Serta apa saja yang telah engkau perbuat. Teruslah melangkah meski didepan engkau bisa saja terantuk pada batu  atau tertusuk oleh duri. Dan pada kesempatan yang sama juga engkau bisa saja bertemu dengan hal-hal luar biasa yang tak terduga. Semisal kebahagiaan telah lama dinanti. Karena itu, jangan pernah berputus asa dalam melangkah demi cita yang mulia. Love Berti Sandana

Kamis, 19 Oktober 2017

Melepas yg tlah hilang

Saat aku menemukan dia kembali
Bibir ini tak sanggup berkata
Rasa bahagia datang menghampiri hati
Saat melihatnya setelah sekian lama

Memang mata belum sempat bertatap
Tanganpun belum sempat berjabat
Serta kaki yg belum melangkah beriringan
Namun rasa dihati telah untuknya

Entah sampai kapan rasa ini ada
Rasa yang mungkin tak seharusnya
Karena dia tlah bersama yang lain

Terkadang aku mencoba untuk melupakannya
Namun hati menolaknya
Senyumnya yang begitu indah
Senantiasa meneduhkan jiwa
Membuatku tak mampu melupakannya

Akankah kelak aku mendapatkannya? -BERTI SANDANA

Best friend

About persahabatanku dengan Septin Bara'tiku

Silahkan iri kalau mau

Adakah diantara kalian yg bisa bersahabat sampai 7 tahun tanpa pernah sekalipun bertengkar?
Kami berdua bersahabat  sudah 7 tahun lebih. Dan belum pernah sekalipun bertengkar(Puji Tuhan)
Memang terkadang lama baru saling memberi kabar. Tapi itu membuat kami saling merindukan.
Diluaran sana memang banyak yg bersahabat lama. Tapi terkadang itu berdasarkan status sosial dan gaya hidup kekinian. Yg selalu up to date tentang segala sesuatu. From head to toe.
Ada juga persahabatan yg menguras dompet karena harus tampil lebih baik dari yg lain.
Kami jauh dari persahabatan seperti itu. Kenapa? Karena kami tidak punya apa2 untuk ditampilkan. Ngapain ngabisin duit ortu hanya untuk tampil dengan gaya kekinian. Just be ur self.
Saya selalu galak sama dia. Dan saya emang bilang ke dia. Saya tidak akan minta maaf kalo saya keras sama kamu. Saya tidak mau jadi kawan yg disaat temannya lagi down trus datang dengan kata2 mutiara yg justru bikin dia terninabobokkan dalam kesedihan.
Terkadang dia juga nasehatin saya. Dan karena dasar saya keras kepala cuma bilang iya padahal mah gak dilakukan apa yg dia bilang.
Kita sangat menyadari Tuhan Yesus Maha baik mempertemukan kita berdua untuk menjadi sahabat bahkan saudara.

¤saat saya down dia ada menguatkan
¤saat saya bahagia dia ikut bahagia
¤saat saya menangis dia ikut menangis
¤saat saya terluka dia ikut merasakan penderitaan saya
Ada 1 kejadian yg membuat saya bak ditampar disiang bolong. Tak bisa berkata apa2. Menangispun rasanya masih kurang untuk mengungkapkan apa yg saya rasakan. Saat itu dia ada merangkul saya dan turut menangis serta berkata "everything's gonna be alright"
Biasanya kalau ada ucapan "terima kasih" kata "maaf" juga ada
Tapi saya hanya mau bilang terima kasih buat kesetiannya selama ini. Selalu memahami saya meski terkadang menyebalkan

LOVE ALWAYS
BERTI SANDANA